SanG BaYAnG

Puisi

Ziarah Tanpa Langkah

by SanG BaYAnG on Jan.26, 2009, under Puisi

Ziarah wali bloger.
Menghiasi ruang tiap dimensi.
Mewarnai cerita cita sahabat.
Melangkah singgah lalui kota.
Memberi kenangan tak terlupa.
Menabur impian dan asa.
Akan cita dan cinta sahabat.
Sementara…!
Ku terpuruk di pembaringan.
Laksana serpihan mawar.
Rontok di tengah kota.
Teronggok di ujung trotoar.
Berselimut impian hambar.
Terseret hingga ke dasar.
SanG BaYAnG-pun menghitam.
Bersama nasib sang malam.
Di antara mimpi masa silam.
Kaki tak mampu melangkah.
Terpasung tanpa lambain.
Sapa tak sanggup lagi berkata.
Kecuali doa setia.
Doa terucap bak mantra.
Cemas membawa asa tuk jumpa.
Tak kunjung selalu datang.
Menghadang tuk bertandang.

Leave a Comment more...

WIROGOMO

by SanG BaYAnG on Jan.21, 2009, under Puisi

Kabut tebal wirogomo.
Putih bak kapas menebar aura.
Dingin mencekam menghujam.
Menembus putihnya tulang.
Embun di ujung daun.
Menetes di tengah ubun-ubun.
Membasahi jiwa merasuk sukma.
Menghentakan raga yang terpana.
Kabut tebal wirogomo.
Menebar pesona alam semesta.
Menyusuri semak,daun dan batang.
Memanjakan mata memandang.
Rasa takjub enggan menghilang.
Bosanpun serasa malu untuk datang.
Ketika pialang jalang bertualang.
Akan singgah merengkuh kedamaian.
Mengayuh langkah dengan kencang.
Menggenggam segumpal impian.
Menyimpan tawa dalam dekapan.
Kabut tebal wirogomo.
Bermain di dasar air terjun wirogomo.
Membalut pancuran besar menghampar.
Membasuh luka menganga lebar.
Senja kembali mentari sembunyi.
Menyisir kabut-kabut tipis.
Mencipta kabut tebal berlapis.
Menyambut malam yang selalu datang.
Menanti pagi yang pasti kembali.

1 Comment more...