Catatan Iseng Menjelang Pilkada Ngawi
SanG BaYAnG

Catatan Iseng Menjelang Pilkada Ngawi (S-2)

by SanG BaYAnG on Mar.01, 2010, under Ngawi, selayang pandang

Melihat apa yang terjadi menjelang pesta demokrasi di Ngawi ini saya (pribadi) mencoba untuk sedikit melongok ke lapangan tentang kesan dari masyarakat tentang pilkada Ngawi,tujuan saya melakukan ini memang tidak ada kecuali sekedar iseng ingin tau sejauh mana kepedulian masyarakat pada penentuan nasib ngawi untuk masa ke depan dan hasilnyapun sungguh sangat mengejutkan sebab kebanyakan dari masyarakat lebih tidak peduli pada pilkada Ngawi. (continue reading…)

1 Comment :, more...

Catatan Iseng Menjelang Pilkada Ngawi

by SanG BaYAnG on Feb.03, 2010, under Ngawi, selayang pandang

Kota Ngawi sebentar lagi punya hajat besar-besaran atau biasa di sebut dengan sebutan kata Pilkada Ngawi dimana masyarakatnya akan menentukan siapa bupati yang pantas memimpin Ngawi demi apa yang di idam-idamkan oleh masyarakat Ngawi selama ini. Mendengar kata idaman sebenarnya masih terlalu dini untuk di ungkap pada masa-masa seperti ini karena terlalu luasnya definisi yang terkandung di dalam kata idaman itu sendiri,seperti halnya ketika kita mengharapkan sebuah perubahan di kala langkah belum bisa kita tentukan atau malah tanpa melangkah..,rasanya bagai sebuah impossibility yang hanya akan menjadi momok bagi perkembangan sebuah kota itu sendiri atau mungkin bisa saja cuma sekedar jadi hantu di dalam sebuah kalangan tertentu yang akan tertimbun oleh longsoran-longsoran persoalan dan akan makin menggunung dalam dapur rumah tangga sebuah kota. (continue reading…)

9 Comments :, , more...

Punggawa-Punggawa Durjana

by SanG BaYAnG on Dec.21, 2009, under Prosa, Sajak, selayang pandang

Punggawa Durjana

Punggawa Durjana

Telunjuk kuat menunjuk lentur sebengkok kawat tak gentar tertimbun setumpuk KUHP yang bisa di jadikan bahan sulapan dengan sugesti cap tai. Saling lempar tangan tak segan membunuh harga diri kawan,menuding hampa penuh rekayasa tanpa fakta,sementara professor kancil yang terkenal cerdik sibuk meracik ramuan hardik agar dapat mendelik di antara asa jutaan umat manusia yang terpontang-panting dalam gelap teriknya siang dan goyah di hujam panas,di sinilah emosi masa mulai tumpah,terarah pada punggawa-punggawa durjana dalam sejuta caci walau tak ada yang mampu mengerti. (continue reading…)

16 Comments : more...

Facebook Resmikan Aturan Baru

by SanG BaYAnG on Dec.11, 2009, under selayang pandang

Facebook Resmikan Aturan Baru

Facebook Resmikan Aturan Baru

VIVAnews – Facebook akhirnya meresmikan aturan terbaru mereka seputar kontrol masalah privasi yang telah banyak menuai protes selama beberapa bulan terakhir.
Sebelum meresmikan aturan baru ini, pekan lalu, Mark Zuckerberg, pendiri Facebook mengirimkan surat terbuka pada seluruh 350 juta penggunanya. Ketika itu ia menjanjikan bahwa akan ada perubahan di Facebook.
Intinya, pilihan-pilihan baru yang disediakan akan memungkinkan pengguna mengustomisasi setiap status update ataupun apapun yang mereka post dan upload. Misalnya oleh konten tersebut bisa dilihat dan lain-lain. (continue reading…)

9 Comments : more...

Peluang Bisnis Di Desa

by SanG BaYAnG on Dec.02, 2009, under selayang pandang

Gugur GunungPeluang bisnis di desa seolah sangat minim bila kita mengingat akan desa yang sering kali di identikan dengan kata tertinggal dalam bidang perkembangan karena jika di banding dengan perkembangan kota yang memang lebih memiliki banyak peluang bisnis sangatlah jauh berbeda. Pemandangan tanah becek dan harus melompat-lompat seperti berjalan di tengah kuburan ketika berjalan adalah hal yang wajar kita saksikan dengan keadaan jalan yang berbentuk tak karuan dan mungkin akan tumbuh subur bila di tanami jagung. (continue reading…)

19 Comments :, , , more...

Kontroversi Wayang Techno

by SanG BaYAnG on Nov.25, 2009, under Budaya, Ngawi, selayang pandang, seni

Wayang techno merupakan sebuah terobosan baru dalam  sejarah dunia pewayangan dan bisa di katakan sebagai seni pertunjukan wayang kontemporer berpangkal pada wayang purwa yang telah di kembagkan dan di kemas sedemikian rupa sehingga melahirkan sebuah kreasi seni generasi baru tanpa meninggalkan khasanah dan budaya yang telah ada pada wayang purwa atau wayang kulit yang di kenal oleh masyarakat selama ini. (continue reading…)

13 Comments :, more...